Membaca membuka hati, membawa segarkan jiwa
Yang membuka belantara ketidaktahuan kita
Buku bagai setetes air yang jatuh di padang pasir
Menolong dahaga kita tembusi cakrawala
Gudang ilmu adalah buku yang membuka jendela dunia
Kuncinya harus membaca … Yo Ayo ke Perpustakaan
Perpustakaan

Sejarah Singkat Perpustakaan Pusat Angkatan Darat

Setelah pengakuan kedaulatan RI pada tanggal 27 Desember 1949, Pemerintah Hindia Belanda menyerahkan semua instansi baik sipil maupun militer dengan segala inventarisnya kepada Pemerintah Republik Indonesia.   Berkaitan dengan itu, pada tanggal 11 Mei 1950, Kepala Staf Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat (RIS) Kolonel TB Simatupang memerintahkan Letkol RP. Suwardi Cokroatmojo  untuk menerima secara resmi “ Centraal Militair  Bibliotheek dari Krijgs geschied kundige Dienst van de Generale Staf KNIL” dari Overste KNIL Steffers.   Aset ini  antara lain  berupa sebuah gedung yang berisi kumpulan buku-buku serta inventarisnya yang kemudian merupakan cikal bakal perpustakaan militer dan merupakan  modal pertama Pusat Perpustakaan Angkatan Darat

Sesuai Surat Penetapan Kasad Nomor : 180/KSAD/Pnt/1950   tanggal 13 September 1950 diresmikan berdirinya  Perpustakaan Militer dengan nama  Pusat Perpustakaan Angkatan Darat (PPAD) dipimpin oleh Kapten A. Kartawirana (Kepala  PPAD I) berkedudukan di jalan Kalimantan nomor 6 Bandung.   Kemudian pada tanggal 15 April 1953 PPAD ditetapkan menjadi Dinas Sejarah Perang Angkatan Darat  (DSPAD) dan perpustakaan menjadi salah satu biro dalam DSPAD dengan    nama   Perpustakaan Pusat.

Selengkapnya...

Ruang Perpustakaan

Perpustakaan Pusat Angkatan Darat menempati gedung tersendiri, terletak di jalan Kalimantan nomor 6 Bandung.  Berlokasi sangat strategis karena berada di pusat kota, sehingga mudah dicapai, dijangkau dan diketahui keberadaannya.    Demikian pula tempatnya relatif tenang, sejuk dengan memperhatikan K3 (Kebersihan, Kenyamanan dan Keamanan) serta diatur sedemikian rupa sehingga para pengunjung tidak terganggu oleh suara atau kegaduhan dari luar perpustakaan yang dibagi dalam beberapa  ruangan meliputi :

  1. Ruang Sirkulasi.
    Merupakan tempat melakukan kegiatan pelayanan kepada para pengguna/peminjam. Dalam ruang ini tersedia koleksi buku ilmu pengetahuan militer,  sejarah dan ilmu pengetahuan umum lainnya yang bisa dipinjamkan.


    Kegiatan peminjaman koleksi buku oleh pemustaka

    Selengkapnya...

Pengelolaan

Guna mempermudah dalam memberikan pelayanan kepada pembaca untuk mencari informasi yang dibutuhkan, maka buku-buku yang tersedia di Perpustakaan Pusat Angkatan Darat, terlebih dahulu diolah sesuai dengan ketentuan pengolahan.   Sistem pengolahan  yang digunakan dalam perpustakaan meliputi  :

  • Penomoran klasifikasi.  Klasifikasi bahan pustaka merupakan proses pengelompokan berdasarkan isi atau subyek yang dibahas di dalamnya sesuai dengan pengelompokkan bidang ilmu pengetahuan menjadi 10 golongan meliputi :

Golongan 0.    Karya umum
Golongan 1.    Filsafat, etika, psikologi, logika
Golongan 2.    Agama
Golongan 3.    Ilmu-ilmu sosial
Golongan 4.    Bahasa
Golongan 5.    Ilmu-ilmu murni
Golongan 6.    Ilmu-ilmu terapan/teknik
Golongan 7.    Kesenian, olahraga dan rekreasi
Golongan 8.    Kesusastraan
Golongan 9.    Geografi, biografi dan sejarah

  • Entri data bibliografi.   Yaitu kegiatan penentuan data bibliografi dari tiap bahan pustaka dan imputing data bibliografi ke dalam database komputer.

    Selengkapnya...

Selanjutnya...

Halaman 1 dari 2

Awal
Sebelumnya
1