
Dalam menyusun buku sejarah mutlak diperlukan sejumlah data atau fakta yang akurat. Data atau fakta yang akurat ditafsirkan secara obyektif dengan berusaha menghindarkan diri dari kepentingan tertentu. Salah satu peristiwa sejarah yang masih terdapat kontroversi adalah peristiwa serangan umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta yang telah juga didirikan Monumen Yogya Kembali (Monjali), untuk mengenang peristiwa tersebut telah ditulis biografi dari salah satu pelaku/tokoh dalam peristiwa tersebut.


